45% Profil Pelamar di Jejaring Sosial dicek Perusahaan

Terungkaplagi 9.3.12
Yang lebih mengejutkan lagi, sebesar 35% manajer mengaku tidak menawarkan pekerjaan pada kandidat yang dinilai buruk berdasarkan temuan di jejaring sosial

Beberapa hari yang lalu, InsideFacebook melaporkan sebuah studi dari CareerBuilder dimana 45% pengusaha mengaku meneliti pelamar melalui "halaman sosial" selama proses perekrutan. Jejaring sosial yang biasa diteliti yaitu Facebook, Twitter, LinkedIn dan blog pribadi.

 

Hasil akhir 45% atau hampir setengahnya ini memang tidak terlalu mengejutkan. Faktanya memang begitu, semua pengusaha melakukan penjajakan online sebelum perekrutan. Pemilik perusahaan biasa melakukan penilaian calon karyawan dengan cara ini yang pada dasarnya tidak ada bedanya seperti dengan melihat resume, menjalankan pemeriksaan kredit dan melakukan wawancara.

Apa yang mengejutkan dari hasil penelitian tersebut adalah bahwa persentase perusahaan yang melakukan penelitian kandidat lewat jejaring sosial naik dua kali lipat sejak tahun lalu. Tahun lalu hanya mencapai 22% perusahaan yang melakukan ini dan tahun ini naik menjadi 45%.

Yang lebih mengejutkan lagi, sebesar 35% manajer mengaku tidak menawarkan pekerjaan pada kandidat yang dinilai buruk berdasarkan temuan di jejaring sosial.

Sementara itu seorang profesor hukum di The George Washington University menegaskan bahwa dewasa ini banyak pengusaha bertindak sangat tidak bertanggungjawab dan melakukan tindakan illegal dengan cara mengintai kandidat dari jejaring sosial. Padahal, kandidat harus memiliki kesempatan untuk memperbaiki catatan, jika ada sesuatu yang tidak akurat secara online.

"Kita harus menghormati pengaturan privasi masing-masing," tegasnya.

Hasil studi menemukan 29% pengusaha biasa mempelajari Facebook, 26% pengusaha memeriksa profil di LinkedIn, 10% pengusaha melihat blog pribadi dan 7% dari pengusaha memeriksa Twitter. Tidak mengherankan, industri yang paling rentan terhadap skrining situs sosial adalah TI (63%) dan Profesional dan Bisnis Jasa (53%).

Dari hasil studi semacam ini, lalu apa yang dapat Anda lakukan agar peluang Anda untuk mendarat posisi yang tepat?

CareerBuilder menyarankan, lebih baik Anda menyimpan halaman Facebook dengan bersih. Pengguna Facebook harus mengorbankan sedikit waktu untuk memastikan tidak ada foto atau tulisan di halaman mereka yang mungkin mencerminkan perilaku buruk pada penilaian mereka.

Untuk itu juga, halaman Facebook dapat berfungsi juga untuk meningkatkan peluang Anda untuk pekerjaan yang mapan.

Artikel Terkait Internet

Blogger Template by BlogTusts Sticky Widget by Kang Is Published by GBT.

No comments:

Post a Comment

 
- See more at: http://langkah2membuatblog.blogspot.co.id/2012/12/cara-membuat-link-otomatis-di-blogger.html#sthash.WmsNvezS.dpuf