Bung Karno Serasa "Hidup" di Kota Blitar

Terungkaplagi 25.11.13
Lukisan Bung karno yang sedang berdiri dengan mengenakan jas dan membawa keris tangan kirinya itu seolah biasa saja dan tak ada yang istimewa. Namun jika kita menyimaknya dengan teliti pada tatapan mata dan dada Bung Karno, baru terasa ada sesuatu yang istimewa.



Tatapan mata Sang Proklamator di lukisan itu seolah mengawasi dan mengikuti ke arah mana kita bergerak. Ada nuansa tiga dimensi pada lukisan itu. Tak kalah uniknya, konon pada bagian dada dalam lukisan itu juga seolah senantiasa berdetak tiada dentinya.



Kanvas di dada kiri Bung Karno bergerak maju-mundur, menciptakan ilusi degup jantung. Menariknya, ritme degup jantung ini sekitar 60-70 detak per menit, mirip manusia normal. Menjadikannya seolah sebagai lukisan yang ‘ Hidup ‘. Namun keganjilan pada lukisan itu baru terlihat jika pengunjung melihat lukisan dari samping.



Lukisan yang unik dan menarik itu terdapat di Museum Bung Karno di Kota Blitar - Jawa Timur. Lokasinya berada dalam satu kompleks Wisata Makam Bung Karno dan berhadapan dengan bangunan Perpustakaan Bung Karno.



Lukisan itu berbingkai kayu berwarna emas dengan ukuran sekitar 1,5×1,75 meter tersebut dan ditopang penyangga besi sekitar setengah meter dari dinding. Dengan dipajang di dekat pintu masuk, lukisan itu merupakan salah satu koleksi yang menarik perhatian pengunjung museum ini.



Selain lukisan yang unik itu, di museum Bung karno juga terdapat koleksi-koleksi lainnya yang menyimpan jejak Sang Proklamator. Koleksi itu berupa pakaian jas milik Bung Karno yang berwarna putih polos.



Ada juga koleksi lembaran uang rupiah yang bergambar Presiden Soekarno.Uang dalam nilai Rp 100 keluaran tahun 1954 dan Rp 1000 keluaran tahun 1964 itu juga unik karena konon bisa menggulung dengan sendirinya bila diletakkan di tangan orang-orang tertentu.



Sebuah koper tua milik Bung Karno juga dipajang disana. Koper produksi Jerman itu dulunya sering digunakan oleh Bung karno untuk menyimpan barang-barang dan dokumen-dokumen lainnya bila bepergian.



Di dalam koper itu terdapat sebuah replika keris kuno yang bernama Kiai Sekar Djagad dan berwarna emas yang merupakan keris kembaran milik Bung Karno.Ada juga sebuah gamelan kuno berupa Gong yang tampaknya dikeramatkan melihat dari adanya sesajian bunga setamanyang ditempatkan di bagian bawahnya.



Di Museum ini terdapat cukup banyak foto-foto tentang Bung Karno baik semasa anak-anak hingga dewasa.



Menyimak pajangan foto-foto itu terasa cukup lengkap dalam mengenang sosok tentang perjalanan Bung Karno.



Diantara foto-foto itu juga terdapat pajangan foto-foto rumah di luar Pulau Jawa sebagai tempat pengasingan Bung Karno oleh pihak kolonial. Salah satunya adalah foto rumah tempat pengasingan Bung Karno selama tahun 1934-1938 di Ende , Flores - Nusa Tenggara Timur.



Di bagian akhir menuju pintu keluar museum terdapat pajangan Buku tentang Bung Karno yang berjudul Di bawah bendera revolusi. Pada halaman buku yang sangat tebal itu terdapat tanda tangan asli Bung Karno.



Selain itu juga terdapat koleksi yang berupa benda-benda filateli yang menampilkan sosok Bung karno.



Yang menarik, di bagian depan museum Bung Karno terdapat Patung yang merupakan replika dari sosok Bung Karno. Pose dan posisi pada patung Bung Karno yang sedang duduk dengan kaki yang menyilang dan membaca buku itu meniru pose dan posisi pada sebuah foto lama Bung Karno.

Patung itu sering menjadi obyek berfoto ria oleh pengunjung museum dan perpustakaan karena menjadi Land Mark dan kenangan indah ketika berkunjung ke Museum Bung Karno ini.

Artikel Terkait Tokoh

Blogger Template by BlogTusts Sticky Widget by Kang Is Published by GBT.

No comments:

Post a Comment

 
- See more at: http://langkah2membuatblog.blogspot.co.id/2012/12/cara-membuat-link-otomatis-di-blogger.html#sthash.WmsNvezS.dpuf