Keanehan saat Gunung Sinabung meletus

Terungkaplagi 22.11.13


Ada yang aneh kali ini, saat terjadi letusan Gunungapi Sinabung di Kecamatan Namanteran Kabupaten Karo. Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi sekira pukul 07.00 WIB, bentuk lontaran abu vulkanik setinggi 8 kilometer itu, seperti seekor hewan melipat tangan dan berdoa.

Menurut salah seorang warga, Irwan Sembiring Pandia Warga Desa Simpang Empat, yang takjub melihat langsung ledakan Gunung Sinabung yang bentuk abu vulkaniknya seperti hewan berdoa itu, sempat menghebohkan warga sekitar. "Iya benar bentuk abu vulkaniknya seperti seekor singa yang berdoa. Aneh ya, entah pertanda apa ini bagi warga Tanah Karo," ujarnya kepada Waspada Online, pagi ini.

Lebih lanjut dikatakannya, fenomena alam ini menjadi buah bibir di masyarakat. Apalagi warga banyak yang mengabadikan foto letusan Gunung Sinabung yang kali ini lontaran abu vulkaniknya paling dahsyat dibanding pekan sebelumnya abu vulkaniknya setinggi 7 kilometer.

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyebutkan, sebelumnya, Gunungapi Sinabung meletus, tercatat Minggu (17/11) sekira pukul 20.45 Wib. Arah angin Barat-Barat Daya. Teramati awan panas meluncur sejauh 500 meter ke arah Tenggara. Kondisi masyarakat tenang.

Sementara hingga kemarin, jumlah pengungsi terus bertambah menjadi 6.155 jiwa (1.902 KK) yang tersebar di 16 titik pengungsian. Pengungsi tersebut adalah:

1) Desa Mardinding di Los pekan T. Nderket 278 KK 940 jiwa
2) Ds Sukameriah GBKP Payung 87 KK 303 jiwa.
3) Mesjid Payung 36 KK 110 jiwa.
4) Ds Bekerah dan Ds Simacem di Los N, Teran 161 Kk 500 jiwa
5) Sentrum 151 Kk 443 jiwa
6) GBKP Simp VI 121 Kk 385 jiwa,
7) Serba Guna KNPI 131 Kk 484 jiwa
8) Klasis GBKP 94 Kk 274 jiwa
9) GBKP Kota 243 KK 807 jiwa.
10) Paroki jln Irian 178 Kk 573 jiwa.
11) Mesjid Agung 132 Kk 509 jiwa.
12) GPDI Indokum Siroga Simp IV 63 Kk 155 jiwa.
13) GBKP Simp Katepul 86 Kk 253 jiwa.
14) GBKP Asrama Kodim 54 Kk 253 jiwa.
15) Kantor ASAP 18 Kk 54 Jiwa
16) Mesjid Istiqrar B. Tagi 69 KK 213 jiwa.

"Hal menonjol adalah terjadi penambahan jumlah pengungsi, desa yang tidak direkomendasi PVMBG, ikut mengungsi dengan alasan takut. Sosialisasi sudah dilakukan," ujar Sutopo Purwo Nugroho.

Artikel Terkait Berita ,Fenomena

Blogger Template by BlogTusts Sticky Widget by Kang Is Published by GBT.

No comments:

Post a Comment

 
- See more at: http://langkah2membuatblog.blogspot.co.id/2012/12/cara-membuat-link-otomatis-di-blogger.html#sthash.WmsNvezS.dpuf