19.11.13

Perkutut Titisan Raja, Perkutut Berkalung

Perkutut yang unik ini milik Kok Tjoe, kolektor perkutut di jalan Kenjeran Surabaya. Bulu tambahannya tumbuh bukan di atas kepala, tetapi mengelilingi leher berwarna putih bersih. Perkutut yang unik dan menarik ini seolah memakai kalung di lehernya.

Perkutut jenis ini dipercaya dapat mendatangkan rejeki, terutama bagi pemilik toko emas, demikian menurut Kok Tjoe. Rejeki itu seakan-akan “di kalung” hingga seolah-olah tidak akan pergi. Jenis yang bulunya mengalung ini, sang kolektor hanya memiliki 2 ekor. Menurut pemiliknya, bentuk badan perkutut-perkutut aneh ini sama seperti perkutut pada umumnya. Warna dasar bulunya cokelat abu-abu.

Suaranya juga biasa, bahkan umumnya lebih kecil dari perkutut lain. “Saya anggap perkutut perkutut ini merupakan titisan raja dari Bali yang lari ke pulau Jawa dan meninggal di sini. Rohnya masuk dalam perkutut sehingga tumbuh bulu yang luar biasa” tuturnya.

Memburu Perkutut Aneh

Untuk memperoleh perkutut yang unik, tak jarang ayah dari tiga orang anak datang sendiri mencari ke desa-desa di daerah Tuban dan Jember. Perkutut yang aneh-aneh itu, umumnya tinggal di gua-gua atau tempat yang jauh dari keramaian. Biasanya ditangkap pada malam hari, saat perkutut sedang tidur. Di samping itu ada pula yang datang untuk menjual kepadanya.

Perkutut merupakan burung yang langka karena sulit diperoleh. Menurut ceritanya, di tempat asalnya pasangan perkutut aneh itu bisa menghasilkan perkutut serupa setiap 5 tahun sekali, meskipun hanya satu ekor. Dari hasil persilangannya, Kok Tjoe belum berhasil memperoleh perkutut aneh yang indah dan unik, meskipun perawatan dan pakannya cukup memadai. Seringkali diperoleh perkutut yang berbulu biasa. Tampaknya ia akan terus berusaha mengembangkannya.

Penggemarnya dari Hongkong dan Malaysia

Penggemar burung unik ini bukan hanya dari tanah air, tapi juga berdatangan dari hongkong dan Malaysia. Entah mengapa mereka menggemari perkutut antik itu. Mungkin karena keunikan serta kelangkaannya. Menurut Kok Tjoe, burung ini hanya ada di Indonesia.

Perkutut aneh itu cocok sekali ditempatkan di dalam rumah sebagai penghias ruang. Burung ini juga dijual bagi mereka yang berminat memilikinya. Harganya sangat ditentukan oleh keindahan bulu-bulunya. Makin sempurna dan indah bulunya makin mahal harganya. Yang benar-benar sempurna harganya bisa mencapai 6 juta rupiah.


No comments:

Post a Comment