Kekuatan Sedekah Ubah Jalan Hidup Perampok

Terungkaplagi 4.6.14

Kisah ini terbilang sudah lama terjadi, namun kisah nyata ini bisa menjadi inspirasi bagi siapapun tentang kekuatan sedekah. Seorang perampok bersenjata pemukul baseball luluh setelah menerima sedekah dari calon korbannya.

Seperti dilansir CNN, kisah ini bermula pada suatu malam di pertengahan Mei 2009. Saat itu, Mohammad Sohail akan menutup toko kelontong “Shirley Express Convenience” miliknya. Tiba-tiba seseorang bertopeng menerobos masuk tokonya.

Bersenjatakan pemukul baseball, sang perampok meminta Sohail menyerahkan uang di laci kasir. Namun Sohail tidak gentar dan bereaksi cepat mengeluarkan senapan shootgun miliknya yang berada di bawah meja dan mengarahkan ke kepala pelaku.

Perampok itu kemudian bersujud memohon ampun kepada Sohail sambil menangis tersedu. “Maafkan saya. Saya tidak punya makanan, saya tidak punya uang. Keluarga saya kelaparan. Jangan panggil polisi. Jangan tembak aku,” pinta sang perampok menghiba sambil menangis ketakutan.

“Ketika saya melihatnya menangis, saya merasa sedih. Saya berkata dalam hati, ini situasi yang berbeda,” kata Sohail mengenang. Seluruh peristiwa itu sendiri tertangkap kamera yang terpasang di tokonya.

Berbeda dengan calon korban perampokan lain yang pasti akan segera menambak atau melaporkannya ke polisi, Sohail justru berbalik kasihan. Pria asal Pakistan itu meminta kepada sang perampok untuk berjanji tidak mengulangi perbuatannya jika tidak ingin dilaporkan ke polisi.

Perampok itu pun berjanji tidak akan merampok lagi. Selanjutnya Sohail yang iba memerintahkan perampok itu untuk mengambil beberapa roti yang terletak di rak samping dia berdiri. Tidak hanya itu, Sohail juga memberikan uang sebesar $40 sambil tetap siaga memegang senapannya.

Merasa kurang, Sohail meminta perampok itu untuk menunggu sebentar karena dirinya ingin mengambil beberapa kaleng susu dan makanan di gudang toko. Tapi setelah dia kembali dari gudang, sosok perampok itu telah menghilang.

Surat dari Pelaku
Enam bulan berlalu, Sohail telah melupakan peristiwa dramatis tersebut. Tapi kemudian dia dikejutkan dengan surat yang datang ke tokonya. Surat tanpa alamat pengirim yang tercatat dikirim tanggal 11 November itu diterimanya pada awal Desember 2009.

Amplop tersebut berisi uang $50 dan selembar kertas berisi catatan berjudul “Anda telah mengubah hidup saya”. Sang pengirim mengaku sebagai pelaku perampokan yang ingin mengucapkan terima kasih kepada kebaikan Sohail.

“Saat itu, saya tidak memiliki uang dan makanan untuk keluarga saya. Saya juga tidak memiliki pekerjaan. Saya tahu perbuatan saya salah, tapi saya tidak ada pilihan lain. Saya harus memberi makan keluarga saya,” isi surat itu.

“Ketika anda menodongkan senapan di kepala saya, saya yakin seratus persen akan mati. Anda telah memberikan uang kepada saya dan saya berterima kasih kepada anda karena telah mengubah hidup saya. Sekarang saya sudah dikarunia anak, pekerjaan bagus dan jauh dari masalah.”

Mendapat surat ini, Suhail hanya bersyukur sedikit kepeduliannya terhadap sesama bisa mengubah nasib seseorang. Bahkan dia sempat bercanda dengan mengatakan mantan perampok yang tidak diketahui identitasnya itu justru telah jadi keberuntungan buatnya.

“Ketika anda melakukan perbuatan baik, maka perbuatan baik itu akan kembali kepada anda. Saya memberikannya $40 dan dikembalikan $50. Saya pikir ini bisa menjadi investasi yang bagus,” katanya bercanda seperti dilansir Huffingtonpost.

Artikel Terkait Berita ,Fakta

Blogger Template by BlogTusts Sticky Widget by Kang Is Published by GBT.

No comments:

Post a Comment

 
- See more at: http://langkah2membuatblog.blogspot.co.id/2012/12/cara-membuat-link-otomatis-di-blogger.html#sthash.WmsNvezS.dpuf