Batu Kecubung, Mustika Pembawa Pesona

Terungkaplagi 21.8.14
Batu Kecubung, nama batu mustika yang juga cukup terkenal di kalangan pecinta batu bertuah maupun batu permata. Batu kecubung atau Amethyst merupakan jenis batuan mineral kuarsa. Batu kecubung secara umum memiliki warna ungu sampai merah muda. Dalam sejarah, ungu merupakan warna yang digunakan oleh Raja, Ratu dan anggota keluarga kerajaan . batu kecubung dipercaya mempunyai banyak manfaat yang memberi pengaruh terhadap kesuksesan hidup, termasuk di dalamnya adalah pemancar Pesona, membangkitkan Percaya Diri, Percintaan, Kewibawaan dan Sensualitas. Masyarakat Yunani kuno juga meyakini bahwa batu kecubung bisa di gunakan untuk meringankan mabuk saat meminum minuman beralkohol.


Batu kecubung memancarkan energi pesona yang luar biasa pada siapa pun yang memakainya. Oleh karena itulah di Indonesia, batu kecubung sering di gunakan sebagai media pengasihan. Pesona si pemakai batu kecubung memancar dengan maksimal sehingga tampak lebih cantik/tampan. Selain itu, batu kecubung juga memancarkan energi spiritualitas yang akan meningkatkan Kharisma dan kewibawaan penggunanya. Oleh karenanya, Sejarah mencatat banyak Penguasa/Raja/Pemimpin memiliki perhiasan yang terbuat dari batu kecubung.

Secara alamiah, batu kecubung sudah mengandung energi positif tersendiri. Namun demikian, menurut Muhammad Sony, Agar batu kecubung bisa berfungsi maksimal maka batu kecubung tersebut harus diproses dengan Proses Metafisika yang meliputi pemurnian dan pengendalian energi, pengolahan energi, penguatan energi, dan penguncian energi.

“perlu proses metafisika mas, meskipun tidak harus ya, prosesnya meliputi pemurnian dan pengendalian energi, pengolahan energi, penguatan energi, dan penguncian energi”, kata Muhammad Sony kepada infomistik.com, 23/03/2013.

Proses pemurnian dan pengendalian energi dilakukan karena energi batu kecubung yang berasal dari alam pada awalnya adalah liar dan bercampur dengan energi alam lainnya. Itulah sebabnya energi dari batu kecubung perlu dibersihkan secara metafisik. Pembersihan ini juga berfungsi untuk membersihkan kontaminasi energi yang melekat pada batu kecubung akibat proses pengolahan dari tambang hingga mencapai pada bentuknya yang sekarang.

Proses pengolahan energi dilakukan agar energi alam yang ada dalam batu kecubung menjadi energy metafisika yang bermanfaat bagi penggunanya sehingga batu kecubung akan menghasilkan energi positif secara terus-menerus selama alam semesta masih ada. Sedang proses penguatan energi dilakukan agar energi alam yang ada dalam batu kecubung dapat memancar lebih kuat.

Proses terakhir, energi Batu Kecubung di kunci dengan “Penguncian Metafisika”. Tujuannya Agar energi metafisika yang sudah ada dalam batu kecubung tidak bisa di hapus. Selain itu proses metafisika lock akan memberikan kestabilan energi sekaligus proteksi seumur hidup kepada batu kecubung dari kontaminasi energy negative. Dengan catatan selama alam semesta masih ada.

Batu Kecubung memiliki warna ungu yang mewah, yakni ungu pekat. Ketika diterawangkan ke sumber cahaya, akan tampak sekali warna ungunya. Bagi kalangan kolektor batu mulia, Batu kecubung dengan warna ungu pekat merupakan jenis batu kecubung yang disegani.

Muhammad Sony mengatakan bahwa penggunaan benda-benda bertuah seperti batu kecubung untuk meningkatkan aura pesona dan kewibawaan memang telah lama dikenal dan digunakan. “ya sudah lama orang mengenal tentang khasiat atau manfaat batu kecubung ini, baik untuk meningkatkan aura pesona maupun kewibawaan. Tapi batu kecubung yang asli memang jarang ada, kebanyakan batu masakan dan diisi dengan asmak-asmak atau do’a-doa pengasihan. Saat in teknologi pembuatan batu permata sudah cukup canggih sehingga produk yang dhasilkan sangat mirip dengan aslinya sehingga susah membedakan mana yang asli dan mana yang masakan. Cara membedakannya ya dengan mengetahui energ alamnya, apakah asli dari batu tersebut atau dari isian asmak”. Pungkas Muhammad Sony. Wallahu A’lam Bis-Shawab.

Artikel Terkait Fenomena ,Permata

Blogger Template by BlogTusts Sticky Widget by Kang Is Published by GBT.

No comments:

Post a Comment

 
- See more at: http://langkah2membuatblog.blogspot.co.id/2012/12/cara-membuat-link-otomatis-di-blogger.html#sthash.WmsNvezS.dpuf