Fenomena Batu Bergerak di Death Valley

Terungkaplagi 19.8.14


Salah satu misteri yang mengundang tanda tanya besar, batu bergerak di Death Valley akhirnya terkuak.

Batu yang berbobot berat itu dapat berpindah tempat di danau kering Racetrack Playa, California. Dan dari jejak yang ditinggalkan, batu ini dapat diidentifikasi mengalami pergerakan bahkan sampai 250 meter.

Banyak pendapat dan teori yang menjelaskan misteri batu bergerak ini, ada yang mengatakan bahwa angin yang memindahkannya, ada juga yang mengatakan debu-debu di danau kering itu yang memindahkannya.

Pada tahun 2006, ilmuwan Nasa, Ralph Lorenz meneliti kondisi cuaca di Saturnus dan membeandingkannya dengan cuaca di Death Valley. Lorenz pun mengambil sampel di sana dan membuat percobaan dengan wadah Tupperware.

"Aku mengambil batu kecil dan memasukkannya ke wadah Tupperware serta mengisinya dengan air sehingga ada satu inci air dengan sedikit batu." kata Lorenz

Setelah diletakkan di wadah dalam freezer, terbentuklah batu kecil yang tertanam di lemari es. Batu yang memiliki lapisan es tipis itu Ia letakkan di atas lapisan pasir. Lalu Lorenz meniup batu dengan lembut agar bergerak di air. Ketika batu bergerak, lapisan pasir tergores dan meninggalkan jejak.

Tim peneliti Lorenz kemudian menghitung kadar air dan es pada musim dingin di Death Valley. Hal ini dapat mengakibatkan hal serupa dengan percobaan Lorenz, batu akan terapung di atas bagian berlumpur, dan angin sepoi sepoi akan menggerakkan batu itu hingga menimbulkan jejak di lumpur.

Artikel Terkait Fenomena ,Ilmiah

Blogger Template by BlogTusts Sticky Widget by Kang Is Published by GBT.

No comments:

Post a Comment

 
- See more at: http://langkah2membuatblog.blogspot.co.id/2012/12/cara-membuat-link-otomatis-di-blogger.html#sthash.WmsNvezS.dpuf