Taj Mahal, Wujud Cinta Sejati Manusia

Terungkaplagi 20.8.14
Cinta ternyata berhasil menggerakkan hati seorang sultan dari India untuk membangun monumen yang diakui sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Jika membicarakan cinta, maka ingatan akan melayang ke Taz Mahal. Monumen peringatan cinta yang dipersembahkan Shah Jahan, Sultan Mughal kelima, kepada istrinya Mumtaz Mahal. Sebelum meninggal akibat melahirkan anak mereka yang ke-14 di tahun 1630, Mumtaz meminta sang suami tercinta untuk mengabadikan cinta mereka dengan mendirikan sebuah monumen. Permintaan wanita yang sangat dicintainya tersebut dimulai setahun setelahnya.



Di tepi Sungai Yamuna, tepat di pusat kota dari Kesultanan Mughal di Agra, sekitar 204 km di sebelah Selatan New Delhi, India, mulailah konstruksi mausoleum megah ini didirikan. Dengan menghimpun sekitar 20.000 pekerja dan ahli-ahli seni terkemuka, mereka bekerja selama 22 tahun untuk membangun monumen ini.

Dengan bantuan 1.000 gajah yang membawa material dari seluruh penjuru India ke Agra, akhirnya monumen ini selesai di tahun 1653. Pembuatan proyek megah ini juga tak terlepas dari jasa Ismail Afandi dari Turki dan Ustad Isa dari Persia yang berperan sebagai arsitek, Qazim Khan dari Lahore yang mendesain emas pada atap kubah, Chiranji Lal yang membuat pola mosaik dari Delhi, Amanat Khan dari Persia sebagai ahli kaligrafi, dan ahli pemotong batu dari Baluchistan, Amir Ali. Dulu Shah Jahan dan keluarga kesultanan selalu memakai kapal dari Benteng Agra jika ingin melihat pembuatan monumen ini atau menjenguk makam sang istri, namun khusus untuk masyarakat umum, perjalanan ke Taz Mahal dimulai dari pintu gerbang yang dibuat sekitar 275 m jauhnya dari mausoleum. Pintu gerbang besar yang lebarnya sekitar 50 m ini dibuat dari batu pasir merah dengan menara bersegi delapan di setiap sudutnya. Pada gerbang ini terdapat pintu yang sangat berat terbuat dari delapan jenis logam.

Setelah melewati pintu gerbang, kita akan melewati taman dengan desain campuran Moghul, Arab, dan Persia yang tanaman-tanamannya tersusun secara geometris. Di tengah-tengahnya terdapat kolam air sepanjang jalan menuju bangunan Taz Mahal menyempurnakan keindahan pemandangan. Dari kejauhan tampaklah Taz Mahal, sebuah bangunan dari batu pualam putih yang berdiri megah dengan dua menara di masing-masing sisi. Tampak pula sebuah masjid besar berwarna merah di sisi Barat bangunan mausoleum ini. Sedangkan di sisi Timur terdapat bangunan lain yang serupa dengan masjid, dinamakan The Jawab. Entah apa fungsi dari bangunan ini. Namun, konon bangunan ini sengaja didirikan sultan untuk menyeimbangkan bangunan masjid di sisi Barat sehingga terlihat lebih simetri.

Taj Mahal tampak amat anggun dan menarik perhatian siapa pun yang berada di kompleks yang luas ini. Tinggi bangunan berkubah besar ini sekitar 55 m, sedangkan tinggi ke empat menaranya mencapai 76 m. Marmer yang digunakan sangat tinggi mutunya, sehingga putih tampak mengilat bak kaca. Sedangkan makam Shah Jahan dan istrinya, Mumtaz Mahal terdapat di tengah-tengah bangunan dalam ruang berbentuk oktagonal. Kedua makam ini diletakkan bersisian dalam pagar berukir yang indah, menunjukkan seakan-akan cinta mereka abadi dunia-akhirat.

Obyek wisata lain di Agra

Agra adalah kota ketiga terbesar di India Utara. Merupakan kota yang banyak dikunjungi wisatawan dari mancanegara karena terdapat beberapa obyek wisata menarik, selain tentunya Taz Mahal. Obyek wisata tersebut, antara lain:
  1. Agra Fort. Benteng besar berbentuk sabit ini dibangun oleh Sultan Akbar di sebelah Barat Sungai Yamuna. Dilengkapi dengan istana dan taman-taman sehingga tempat ini tidak sekedar benteng, namun lebih terlihat seperti istana.
  2. Itmad-ud-daulah’s. Sebelah Utara benteng, berlawanan arah dari Sungai Yamuna, terdapat pusara Itmad-ud-daulah, seorang Wazir di jaman rezim Jahangir yang kemudian menjadi mertua Jahangir ketika beliau menikahi putra si Wazir. Makam Itmad-ud-daulah sering disebut sebagai bayi Taz Mahal, karena bangunan bermarmer putih tersebut hampir menyerupai Taz Mahal, hanya jauh lebih kecil.
  3. Sikandra. Merupakan pusara Akbar, seorang padshah, atau pemimpin Kesultanan Mughal terbesar yang berada di tengah-tengah taman yang indah di Sikandra.
  4. Masjid Jama. Masjid yang didirikan tahun 1648 AD ini merupakan masjid yang dibuat untuk mengenang Sheikh Salim Chisthi dan cucunya, Islam Khan yang dibuat oleh Jehanara Begum, putri Shah Jahan. Masjid ini dibuat dengan campuran arsitektur India dan Iran.
  5. Bazaar. Beberapa tempat belanja menarik yang menyediakan berbagai benda-benda dari kulit, seperti dompet, tas, bermacam jenis karpet, serta berbagai kerajinan tangan dan cinderamata dapat di temukan di beberapa kompleks perbelanjaan, seperti Kinari Bazaar, Raja Mandi, Sadar Bazaar.

Tips berkunjung:
  1. Cari pemandu dari hotel atau bergabunglah dengan biro perjalanan setempat, karena tempat ini tidak menyediakan pemandu atau informasi apa pun.
  2. Jam buka Taz Mahal mulai dari pukul 06.00 – 19.00 waktu setempat.
  3. Hari Jum’at kompleks ini ditutup untuk umum, kecuali pengunjung yang ingin melakukan shalat Jum’at di Masjid Taz Mahal antara pukul 12.00 sampai 14.00.
  4. Tiket masuk area ini adalah Rs 970 untuk turis asing, dan Rs 110 untuk turis domestik di saat-saat Subuh dan Maghrib [saat-saat Taz Mahal terlihat paling indah]. Pada siang hari turis domestik hanya ditarik biaya Rs 20.
Menginap di mana?
  1. Jaypee Palace Hotel
  2. Welcomgroup Mughal Sheraton
  3. Hotel Clarks Shiraz
  4. Hotel Taz View
  5. The Trident Hotel

Artikel Terkait Fenomena ,Legenda ,Plesir

Blogger Template by BlogTusts Sticky Widget by Kang Is Published by GBT.

No comments:

Post a Comment

 
- See more at: http://langkah2membuatblog.blogspot.co.id/2012/12/cara-membuat-link-otomatis-di-blogger.html#sthash.WmsNvezS.dpuf