Inikah Penemuan Tengkorak Hewan Mitologi 'Unicorn'?

Terungkaplagi 19.11.14


Kuda mistis bertanduk satu dalam legenda yang dikenal sebagai unicorn telah lama diyakini keberadaannya. Namun baru beberapa waktu yang lalu salah satu bukti keberadaannya ditemukan.

Sebuah hewan mirip unicorn telah berhasil ditembak di Slovenia. Dari sisa tengkorak unicorn Slovenia itu benar-benar terlihat bila hewan itu hanya bertanduk satu. Foto tengkorak unik itu sendiri akan muncul di salah satu majalah sains terkenal di Slovenia bulan Desember nanti,Daily Mail (14/11).

Namun dari penuturan si pemburu yang menembaknya di daerah Celje, tengkorak itu berasal dari sebuah rusa bukanlah seekor unicorn. Ya, cukup aneh memang, tetapi fakta tersebut juga diamini oleh ilmuwan Slovenia, Bostjan Pokorny.

Berdasarkan penelitian lanjutan, dia menyatakan bila rusa 'unicorn' tersebut mengalami kecelakaan semasa muda yang akhirnya membuat calon tanduk yang seharusnya tumbuh menjadi dua buah tergabung menjadi satu.

Dr. Pokorny selaku asisten direktur dari pusat penelitian ekologi Erico Velenje mengaku bila kasus tumbuhnya tanduk rusa menjadi satu tergolong hal yang sangat langka, dan belum pernah dia lihat sebelumnya.

"Dalam kasus ini, seekor rusa jantan yang sangat unik dan menarik mempunyai dua buah tanduk yang seharusnya terpisah, tumbuh menjadi satu dengan ukuran yang lebih besar," ujar Dr. Pokorny.

Meskipun akhirnya keberadaan dari unicorn belum terungkap, ahli biologi bernama Kip Adams menyatakan bila tanduk rusa sejatinya adalah hal yang tidak kalah menakjubkan dari unicorn sendiri. Sebab, sel-sel yang membentuk tanduk rusa adalah sel tulang dengan kecepatan tumbuh tertinggi di antara mamalia di bumi.

Tanduk-tanduk yang hanya terdapat pada rusa jantan itu akan tumbuh saat rusa menghabiskan banyak waktu di bawah sinar matahari. Paparan sinar matahari yang tinggi dapat membuat rusa jantan mengeluarkan hormon testosteron dalam jumlah besar yang membuat tanduk mereka tumbuh.

Uniknya, seekor rusa membutuhkan waktu enam bulan untuk membuat tanduknya mengeras. Selama itu, tanduk mereka masih sensitif dan lunak. Oleh sebab itu, Dr Pokorny berpendapat bila tanduk rusa 'unicorn' tadi secara tidak sengaja bergabung menjadi satu akibat kecelakaan saat masih lunak dan tidak bisa kembali seperti semula.

Artikel Terkait Legenda

Blogger Template by BlogTusts Sticky Widget by Kang Is Published by GBT.

No comments:

Post a Comment

 
- See more at: http://langkah2membuatblog.blogspot.co.id/2012/12/cara-membuat-link-otomatis-di-blogger.html#sthash.WmsNvezS.dpuf