Ternyata Ini Alasan Orang Jepang Tidak Percaya Tuhan

Terungkaplagi 2.1.15
Sebelumnya saya memberitahukan bahwa trit saya ini tidak mengandung unsur SARA atau Rasisme. Saya hanya seorang pensurfing internet yang menemukan relasi pikiran dari Agama Hindu, Budha dan Orang-orang jepang yg katanya tidak percaya Tuhan.

Agar saya tidak salah dalam menjelaskan atau mengungkapkan suatu maksud dan pemikiran yang saya punya. Akan lebih baik saya hanya copas langsung dari unsur-unsur dan sumber yang saya temukan di wikipedia.

Selain karena itu agama asli mereka, ada juga alasan tertentu yang mendasari hal hal tersebut.

Pengetahuan Tentang Agama Hindu

Agama Hindu (disebut pula Hinduisme) merupakan agama dominan di Asia Selatan—terutama di India dan Nepal—yang mengandung aneka ragam tradisi. Agama ini meliputi berbagai aliran—di antaranya Saiwa, Waisnawa, dan Sakta—serta suatu pandangan luas akan hukum dan aturan tentang "moralitas sehari-hari" yang berdasar pada karma, darma, dan norma kemasyarakatan. Agama Hindu cenderung seperti himpunan berbagai pandangan filosofis atau intelektual, daripada seperangkat keyakinan yang baku dan seragam.

Agama Hindu disebut sebagai "agama tertua" di dunia yang masih bertahan hingga kini,[a] dan umat Hindu menyebut agamanya sendiri sebagai Sanātana-dharma (Dewanagari: सनातन धर्म), artinya "darma abadi" atau "jalan abadi"[11] yang melampaui asal mula manusia.[12] Agama ini menyediakan kewajiban "kekal" untuk diikuti oleh seluruh umatnya—tanpa memandang strata, kasta, atau sekte—seperti kejujuran, kesucian, dan pengendalian diri.

Tuhan Agama Hindu



Brahman (Dewanagari: ब्रह्म) adalah penguasa tertinggi dalam konsep ketuhanan Hindu. Brahman bersifat kekal, imanen, tak terbatas, tak berawal dan tak berakhir juga menguasai segala bentuk, ruang, waktu, energi serta jagat raya dan segala isi yang ada didalamnya.

Trimukti, Bentuk Kesaktian Tuhan di Agama Hindu



Trimurti adalah tiga kekuatan Brahman (Sang Hyang Widhi) (sebutan Tuhan dalam agama Hindu) dalam menciptakan, memelihara, melebur alam beserta isinya.

Trimurti terdiri dari 3 yaitu:
Dewa Brahma
Fungsi: Pencipta / Utpathi
Sakti: Dewi Saraswati yang merupakan dewi ilmu pengetahuan
Senjata: Busur
Simbol: A
Warna: Merah
Dewa Wisnu
Fungsi: Pemelihara / Sthiti
Sakti: Dewi Laksmi atau Sri
Senjata: Cakram
Simbol: U
Warna: Hitam
Dewa Siwa
Fungsi: Penghancur / Pralina
Sakti: Dewi Durga, Uma, dan Parwati
Senjata: Trisula
Simbol: M
Warna: Manca Warna

Dari sini saya hanya akan membahas Dewa Wisnu, Agama budha dan Orang jepang.

Dewa Wisnu


Dalam ajaran agama Hindu, Wisnu (Dewanagari: विष्णु ; Viṣṇu) (disebut juga Sri Wisnu atau Nārāyana) adalah Dewa yang bergelar sebagai shtiti (pemelihara) yang bertugas memelihara dan melindungi segala ciptaan Brahman (Tuhan Yang Maha Esa). Dalam filsafat Hindu Waisnawa, Ia dipandang sebagai roh suci sekaligus dewa yang tertinggi. Dalam filsafat Adwaita Wedanta dan tradisi Hindu umumnya, Dewa Wisnu dipandang sebagai salah satu manifestasi Brahman dan enggan untuk dipuja sebagai Tuhan tersendiri yang menyaingi atau sederajat dengan Brahman.

Hubungan Agama Budha dengan Hindu dan Dewa Wisnu

http://id.wikipedia.org/wiki/Gautama...am_agama_Hindu


Ada juga versi lain
http://id.wikipedia.org/wiki/Siddhartha_Gautama


Dari situ bisa saya simpulkan antara hubungan agama hindu dan budha berasal dari salah satu Arwata (Rengkarnasi) Dewa Wisnu yang saat itu di sebut Gautama Buddha dan membawa ajaran agama budha. Dari link diatas dijelaskan bahwa agama budha tidak menekankan adanya sang pencipta.

" Berbeda dengan ajaran Hindu, ajaran Gautama Buddha tidak menekankan keberadaan Tuhan sang Pencipta" -wikipedia Gautama Buddha dalam agama Hindu

Hal itu juga dijelaskan di link ini
http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_Buddha

Dari pengetahuan itu, saya mulai tergerak dengan suatu agama yang banyak di anut oleh orang jepang yaitu Shinto

Persamaan agama budha dan agama shinto (agama asli orang jepang)
http://id.wikipedia.org/wiki/Shinto

Berikut inti dari pemikiran saya

Dan hal ini berhubungan dengan sikap orang jepang yang tidak percaya tuhan karena agama. Berikut ini link yang saya temukan.

http://luar-negeri.kompasiana.com/20...ya-657622.html
http://farisalhusaini.wordpress.com/...-orang-jepang/

Ini link tentang data yang menunjukan pemeluk agama di jepang, yang dominan ke agama budha dan shinto
http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_di_Jepang

Bukan berarti orang jepang sepenuhnya tidak percaya Tuhan. itu lebih mengarah mereka tidak menekankan sesuatu tentang agama. 

Namun banyak juga yang berpendapat bahwa orang jepang menganggap agama hanya sebagai mainan. Seperti contoh kecil tentang pernikahan, banyak orang jepang yang beragama shinto ato budha berdoa dikuil, namun saat menikah mereka di gereja.

Jadi seragam kasus ini yang mendasari kenapa orang jepang tidak terlalu mempercayai Tuhan. Dan membuat agama sebagai bentuk toleransi lepas. Karena dari agama mereka, mereka tidak diajarkan sesuatu yang di anggap sangat tinggi dan tidak boleh di gambarkan. Hanya suatu bentuk norma dan sikap yang akan menjunjung akhlak mereka ketika menjalankanya.

Maaf jika dari banyak kronologi dan pemikiran saya tidak sesuai dengan apa yang agan agan kaskus pikirkan sekalian. Ini hanya sebatas pengetahuan dan filosofi agama agar kita bisa memiliki pandangan prespektif yang baik, tidak mengira-ngira hal buruk tentang agama orang lain. Supaya kita tidak langsung menghujat dan menghakimi orang ketika orang itu berbeda pengetahuan agama dengan agama kita. Saya berharap semoga pemikiran saya ini bisa mengubah hal hal buruk tentang pemikiran anda, jauh ke lebih baik. Terimakasih.

Sumber: Kaskus

Artikel Terkait Budaya ,Fakta ,Religi

Blogger Template by BlogTusts Sticky Widget by Kang Is Published by GBT.

No comments:

Post a Comment

 
- See more at: http://langkah2membuatblog.blogspot.co.id/2012/12/cara-membuat-link-otomatis-di-blogger.html#sthash.WmsNvezS.dpuf